Waktu yang Tepat untuk Aqiqah

Waktu yang Tepat untuk Aqiqah

Waktu yang Tepat untuk Aqiqah

Waktu yang Tepat untuk Aqiqah
Waktu yang Tepat untuk Aqiqah

Aqiqah merupakan suatu kewajiban seorang muslim yang mampu untuk menyembelih hewan dengan ketentuan dan syarat tertentu setelah kelahiran seorang anak. Nah, bagi sahabat aqiqah Purwakarta yang berencana melakukan aqiqah di Purwakarta, tak perlu bingung lagi mencari  hewan qurban untuk aqiqah, karena kini sudah ada paket aqiqah di Purwakarta yang bisa menjadi pilihan tepat.

Sebelum membahas apa kapan saja waktu yang tepat untuk aqiqah, yuk kita ketahui terlebih dahulu apa saja sih syarat dan ketentuan untuk hewan aqiqahCheck this out!

Siapa Saja yang Dituntut untuk Melaksanakan Aqiqah?

Secara islam, tentunya aqiqah akan dituntut kepada ayah yang sebagai penanggung nafkah. Aqiqah ini akan diambil dari harta ayah serta bukan dari harta si anak. Selain ayah boleh menanggung biaya aqiqah, tapi dengan seizin ayahnya.

Hal ini sebagaimana di jelaskan di dalam Subulus Salam, Ash Shon’ani yang  mengatakan bahwa menurut Imam Syafi’i, bahwa aqiqah itu dituntut dari setiap orang yang menanggung nafkah si bayi.Tapi, menurut para ulama Hambali, aqiqah ini dituntut khusus dari ayah, terdapat pengecualian bila si ayah tersebut sudah meninggal dunia, maka terhalang dan tidak bisa memenuhi aqiqah.

Tapi masih ada perselisihan pendapat, terkait siapa sajakah yang dituntut melaksanakan aqiqah. Namun, yang memiliki peran utama adalah memang seorang ayah karena sudah jelas bila ayah merupakan penanggung nafkah keluarga. Tentu kurang tepat dan layak bila  biaya aqiqah dibebankan kepada ibu atau si anak yang akan diaqiqahkan. Wallahu a’lam.

Kapan Waktu Pelaksanaan Aqiqah yang Tepat?

Waktu yang Tepat untuk Aqiqah
Waktu yang Tepat untuk Aqiqah

Umumnya Aqiqah dilakukan ketika hari ketujuh kelahiran buah hati, hal ini memang disunnahkan dilaksanakan ketika hari ketujuh. Berdasarkan hadits, bahwa Samuroh bin Jundub yang mengatakan jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang makna hadistnya adalah menganjurkan Setiap anak tergadaikan dengan melakukan aqiqa, melalui disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, serta digundul rambutnya dan diberi nama pada anak tersebut.

Apakah Ada Tujuan Tertentu Mengapa Aqiqah Dilaksanakan pada Hari Ketujuh?

Ternyata ada hikmah dan tujuan tertentu mengapa ada jeda hari untuk pelaksanaan aqiqah. Jika melihat pendapat dari salah satu murid dari ulama Asy Syaukani yakni Shidiq Hasan Khon rahimahullah, beliau berpendapat jika hal ini bertujuan karena tentu pada hari kelahiran anak akan sangat disibukkan dengan berbagai hal dan mencari hewan aqiqah juga membutuhkan waktu. Sehingga inilah hikmah mengapa aqiqah tidak dilakukan sesaat si bayi lahir.

Apakah Aqiqah Harus Dilakukan Pada Hari Ketujuh?

Ada berbagai pendapat terkait waktu pelaksanaan aqiqah selain hari ke tujuh, Misalnya:

  1. Ulama Syafi’iyah, Hambali, Hanafiyah dan Malikiyah

Semuanya berpendapat bila waktu aqiqah dihitung dari kelahiran, sehingga tidak sah jika dilakukan sebelumnya.

  1. Ulama Malikiyah berpendapat bila aqiqah sudah gugur jika lewat hari ketujuh.
  2. Ulama Syafi’iyah berpendapat masih bisa  aqiqah yang terpenting sebelum usia baligh
  3. Ulama Hambali berpendapat selain hari ke 7, maka bisa dilaksanakan pada hari ke 14. Jika tidak sempat juga, boleh dilaksanakan pada hari ke 21

Dimanakah Memesan Hewan untuk Aqiqah?

Jika sahabat aqiqah purwakarta berencana melakukan aqiqah dalam waktu ini, tak perlu khawatir karena ada berbagai pilihan tempat hewan aqiqah yang ada di purwakarta yang bisa menjadi salah satu opsi sahabat aqiqah purwakarta. Salah satunya adalah penjual yang beralamat website di https://aqiqahpurwakarta.com.

Sekian informasi mengenai waktu yang tepat untuk aqiqah, semoga artikel ini bermanfaat bagi sahabat aqiqah Purwakarta ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *